Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Makan Teratur, Jangan Terlalu Lapar, Jangan Terlalu Kenyang | Kesehatan Tubuh. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Makan Teratur, Jangan Terlalu Lapar, Jangan Terlalu Kenyang | Kesehatan Tubuh. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 September 2017

22 Bahaya Akibat Makan Berlebihan / Kekenyangan (14 Cara Mengatasinya)

Seperti diketahui bersama, makanan yang kita konsumsi merupakan sumber penting untuk energi tubuh.

Namun, ternyata makanan bisa menjadi racun bagi tubuh, bila makanan yang dikonsumsi tidak sehat, dan mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Obesitas menjadi salah satu problem kesehatan yang sudah banyak terjadi pada orang-orang di dunia. Terjadinya obesitas utamanya alasannya contoh makan yang berlebihan.

Suatu problem ketika seseorang suka makan porsi besar-besaran. Nafsu makan harus bisa dikontrol, sehinga mencegah dari terlalu sering makan dalam porsi sangat besar.

Jangan Makan Berlebihan Ya...
Jangan Makan Berlebihan Ya... | Kredit gambar: Flickr.com

Berlebihan dalam mengonsumsi makanan akan menimbulkan banyak dampak buruk, berikut di bawah ini pemaparannya:

1. Masalah di Pencernaan
Jika Anda makan berlebihan atau terlalu kenyang, maka akan beresiko mengalami rasa mual, diare dan sembelit. Apalagi bila makanan yang dikonsumsi hanya mengandung karbohidrat yang tinggi, namun sangat “miskin” dengan kandungan vitamin dan serat yang penting.

Kandungan vitamin dan serat ini sangat penting manfaatnya untuk menjaga kesehatan dan fungsi pencernaan tubuh.

Bagi kaum muslimin, maka makan secara berlebihan ialah hal yang tercela. Dimana Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassalam sebagaimana di dalam sabdanya, telah menyarankan atau memerintahkan umatnya bahwa perut hendaknya diisi dengan tiga bagian, yaitu 1/3 adegan untuk makanan, 1/3 adegan untuk air dan 1/3 adegan untuk udara. Sehingga dalam agama Islam, makan berlebihan ialah hal yang tercela.

Jika makanan yang masuk ke dalam tubuh terlalu banyak, maka makanan menjadi tidak tercerna secara sempurna. Hal inilah yang kemudian menyebabkan beberapa problem menyerupai timbulnya gas, bersendawa berkali-kali, dan secara umum perut menjadi tidak enak.

Dalam jangka panjang, bila problem pada organ pencernaan terus-menerus terjadi (tanpa adanya upaya untuk menghindarinya), maka bisa menimbulkan ancaman serius bagi organ pencernaan.

Salah sayu upaya untuk menjaga organ pencernaan biar tetap sehat ialah konsumsi makanan yang cukup, dan jangan berlebihan.

2. Tubuh Menjadi Kegemukan
Makan secara berlebihan tentunya akan menyebabkan kegemukan. Kalau orang-orang ditawarkan bahwa dirinya ingin memiliki tubuh yang ideal atau obesitas, maka tentunya umumnya orang (atau bahkan semuanya) akan memilih ingin mempunyai tubuh yang ideal.

Kegemukan selain akan menyebabkan problem kesehatan fisik, juga akan dapat menganggu penampilan.

Bahkan tidak jarang kita mendengar bahwa orang-orang yang memiliki berat tubuh secara berlebihan mengalamu bully, walaupun tentunya bully ini tidaklah diperbolehkan.

Untuk menjaga penampilan maka jagalah berat tubuh biar tetap dalam batas yang ideal. jangan makan secara berlebihan, namun hal ini bukan berarti melaksanakan diet yang menyiksa.


3. Diabetes
Terjadinya Kencing manis jawaban kondisi fungsi pankreas yang tidak bisa menghasilkan hormon insulin yang cukup bagi tubuh.

Keberadaan hormon insulin ini sangat penting untuk membawa gula dalam darah masuk ke dalam sel-sel tubuh, sehingga nantinya dikonversi menjadi energi.

Fungsi pankreas ini bisa melemah jawaban kadar gula yang melonjak, alasannya buruknya contoh makan, salah satunya yang dapat memicu diabetes ialah makan secara berlebihan, apalagi bila yang dikonsumsi itu ialah makanan yang tinggi gula.

Oleh alasannya itu harus selalu diingat, konsumsi makanan secara berlebihan bisa meningkatkan kadar gula dalam darah, yang hal ini bisa sangat membahayakan bagi penderita diabetes.

4. Bisa Menghambat Pertumbuhan Psikologis dan Kecerdasan

Kecerdasan Otak
Kredit gambar: Pixabay.com

Konsumsi makanan yang berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan otak. Terutama di jaman modern ini, yang bermunculan aneka macam makanan lezat tetapi tidak sehat.

Seperti mengonsumsi makanan yang digoreng secara berlebihan, maka hal in bisa sangat merugikan kesehatan otak Anda. Dimana makanan dengan kandungan minyak dan lemak nantinya bisa menumpuk di dalam pembuluh darah.

Efeknya menimbulkan terjadinya hambatan pada asupan darah ke otak, hal ini bisa menyebabkan terjadinya penurunan fungsi otak.

Selain itu, mengonsumsi asupan gula (baik dari makanan maupun minuman) bisa menunjukkan efek merugikan yaitu menurunkan fungsi otak dan juga daya ingat.

Demikian juga makanan dengan kandungan materi pengawet, pewarna dan materi kimia lainnya. Jika mengonumsinya dalam jumlah banyak bisa sangat berbahaya bagi kesehatan otak. Zat-zat menyerupai ini bisa menjadi penyebab utama merosotnya fungsi otak.

Secara umum, mengonsumsi makanan yang tidak sehat akan berdampak buruk bagi fungsi otak dan juga psikologi. Anda juga perlu menghindari jenis makanan lainnya yang tidak sehat menyerupai junk food, dan makanan dengan kandungan garam yang tinggi.

Seperti junk food, mengonsumsinya (apalagi dalam jumlah banyak) akan berbahaya bagi kesehatan otak. Kandungan zat tidak sehat di dalamnya bisa menyebabkan perubahan kimia di otak, yang mengarah pada gangguan menyerupai kecemasan dan depresi.

Selain itu, makan berlebihan bisa menyebabkan kenaikan berat badan, hasilnya bisa menghilangkan rasa percaya diri terhadap penampilan diri seseorang. Yang akhirnya bisa menyebabkan problem depresi, kecemasan, bahkan menurunnya performa seksual.

5. Resiko Peningkatan Kolesterol Tubuh
Sebenarnya dalam ambang batas normal zat kolesterol di dalam tubuh berfungsi sebagai pembentuk hormon korteks adrenal (untuk proses metabolisme tubuh), pembentuk hormon reproduksi, pelapis membran sel, pembungkus jaringan saraf dan menjaga keseimbangan garam di dalam tubuh.

Hanya saja yang menjadi problem ketika kadar kolesterol di dalam tubuh tinggi, dampaknya bisa meningatkan resiko penyakit-penyakit berbahaya.

Makan secara berlebihan membuat tubuh sangat rentan terkena kolesterol tinggi, alasannya di masa modern ini cukup sulit untuk bisa terhindar dari mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol.

6. Menurunnya Kebugaran
Makan berlebihan bisa membuat jalan masuk pencernaan akan bekerja sangat keras sehingga bisa menunjukkan efek buruk bagi tubuh. Banyak makan bisa membuat Anda sulit dan malas bergerak, disamping itu tubuh juga menjadi tidak bugar.

Kurang makan memang bisa membuat tubuh lemas, namun makan terlalu banyak juga membuat tubuh lemas dan malas bergerak. Selain itu, kekeyangan yang dialami juga bisa menyebabkan timbulnya rasa kantuk yang tidak wajar.

Oleh alasannya itu, terlalu banyak makan ternyata bisa membuat pekerjaan dan produktifitas Anda menjadi menurun.

7. Bau Mulut
Makan secara berlebihan dapat membuat lisan menjadi bau, walaupun hal ini bekerjsama tidak selalu terjadi. Tetapi bila Anda makan terlalu banyak / sering maka akan mengalami resiko lebih besar terkena problem anyir mulut.

Loading...

8. Memicu Asam Urat
Terlalu berlebihan dalam makan bisa memicu terjadinya nyeri asam urat, mengonsumsi makanan yang mengandung zat purin (baik dengan kadar tinggi maupun rendah) maka lama kelamaan zat purin akan menumpuk di dalam tubuh, yang akhirnya memunculkan sakit asam urat.

Penyakit asam urat tinggi ini bekerjsama tidak boleh diremehkan, alasannya dampaknya bisa memengaruhi fungsi organ ginjal, bahkan bisa meningkatkan resiko penyakit jantung koroner.

9. Bisa Membahayakan Kerja Otak
Apalagi bila seseorang juga kurang berolahraga dan sering stres, maka ditambah dengan problem contoh makan yang tidak baik ini.

Dimana ada sebagian orang yang mempunyai kegiatan super sibuk melaksanakan contoh makan yang kurang baik dengan dalih efisiensi, yaitu biar lebih hemat waktu maka dirinya “mempersiapkan” asupan makanannya dengan cara mengkonsumsi makanan secara berlebihan.

Sehingga dirinya makan cukup dua kali dalam sehari tapi dengan porsi super besar, maka hal ini sangat tidak menyehatkan, alasannya makan dengan porsi besar dalam satu waktu maka sama saja dengan makan secara berlebihan.

Obesitas menjadi dampak yang paling umum diketahui dari contoh makan tidak sehat. Selain itu, pada hasil penelitian terbaru, selain menemukan bahwa makan berlebihan dan tidak sehat menimbulkan obesitas dan kerusakan sistem metabolisme tubuh, juga berdampak buruk pada organ otak.

Makan secara berlebihan bisa menyebabkan resiko penurunan kemampuan otak, hal ini menjadi gejala yang berbahaya.

Hasil penelitian ini ditemukan oleh para hebat dan peneliti yang melaksanakan riset pada metode diet mayo. Penelitian ini dengan melibatkan 2000 orang relawan, hasilnya ditemukan bahwa sekitar 1.200 orang yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi asupan antara 2200 sampai 6000 kalori setiap hari, mengalami penurunan kemampuan otak yang bisa mengarah kepada problem kepikuan.

Dan sekitar 160 orang diketahui mengalami kerusakan kognitif dan penurunan daya ingat.

Bahaya contoh makan berlebihan dan tidak sehat ini juga dijelaskan oleh seorang pakar kejiwaan di University of Miami Miller School of Medicine, berjulukan David Loewenstein, ia menjelaskan bahwa ancaman mengambil asupan kalori secara berlebihan bisa berpotensi menimbulkan gangguan fungsi kognitif yang berbahaya.

Sampai ketika ini, para pakar menerka bahwa mengonsumsi asupan kalori dalam jumlah yang tinggi (berlebihan) bisa mensugesti strtuktural otak jawaban kerusakan oksidatif.

10. Gigi Menjadi Lebih Rapuh
Makan berlebihan ternyata juga bisa membuat gigi menjadi lebih rapuh. Masalah gigi rapuh ini cukup sering dialami masyarakat. Apalagi bila makanan yang sering dikonsumsi ialah makanan yang mengandung gula olahan.

11. Mengakibatkan Asam Lambung
Coba dibayangkan, ketika segelas air yang diisi dengan air putih sampai penuh, lalu dimasukan sebuah tablet vitamin C ke dalam gelas tersebut.

Nantinya, Anda akan melihat air meluap dan tumpah dari gelas. Nah, hal semacam ini juga dapat terjadi pada lambung, jawaban seseorang makan terlalu banyak.

Kapasitas organ lambung dalam menampung makanan tentunya terbatas, sehingga dengan hal ini maka hindari makan secara berlebihan.

Dengan makan terlalu banyak, maka membuat lambung nantinya akan “terpaksa” bekerja sangat keras untuk mengolah semua makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Organ lambung bekerja dalam mencampur dan mencerna makanan dengan menggunakan dukungan asam lambung. Jika lambung bekerja terlalu keras maka sangat berkemungkinan sebagian asam bisa naik ke esofagus yang dampaknya memunculkan gejala berupa mual, nyeri ulu hati, dan sensasi terbakar.

12. Pencernaan Kaprikornus Tidak Sehat
Makan daging memang enak dan juga baik untuk perkembangan atau pertumbuhan otot tubuh biar semakin kuat.

Hanya saja bila mengonsumsi daging dalam jumlah banyak, daging apapun itu, menyerupai daging ayam, kambing atau sapi.

Namun, tanpa adanya variasi makanan menyerupai sayuran dan makanan berserat lainnya maka hal ini bisa membahayakan kondisi tubuh.

Perlu diketahui bahwa daging sangat rendah kandungan serat. Makan daging hanya memenuhi kebutuhan asupan protein hewani, namun Anda akan kekurangan asupan serat bila hanya fokus makan daging saja.

Akibat dari tubuh yang kekurangan asupan serat bisa menyebabkan gangguan pada organ pencernaan, hal yang umum terjadi menyerupai sembelit dan kembung.

Mengonsumsi daging secara berlebihan tanpa mengambil asupan yang kaya serat bukanlah inspirasi yang rupawan alasannya bisa membahayakan tubuh.

13. Resiko Mengalami Gangguan MCI
Berdasarkan sebuah penelitian yang merupakan temuan awal oleh para peneliti dari Mayo Clinic, menemukan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan secara berlebihan beresiko menyebabkan hilangnya ingatan, khusus bagi orang-orang yang berusia lanjut.

Menurut para peneliti ini, mengambil asupan kalori secara berlebihan (terutama pada orang lanjut usia) bisa menyebabkan gangguan kemampuan daya ingat yang disebut Mild Cognitive Impairment (MCI).

Penderita gangguan MCI pada dasarnya tidak benar-benar lupa ingatan. Hanya saja, dari hasil beberapa ujian kemampuan mengingat, orang-orang yang mengidap MCI memperoleh hasil buruk.

Sehingga disebutlah MCI sebagai tahapan awal seseorang mulai mengalami penurunan daya ingat. Penelitian ini sendiri dilakukan pada tahun 2006 dengan melibatkan banyak relawan.

Penelirian dilakukan dengan mengambil sampel dan meneliti pada 1.233 orang dalam rentang usia 70 sampai 89 tahun.

Semua relawan tidak mengidap demensia (lupa ingatan). Para relawan akan menjalani tes kemampuan mengingat, bahasa, mengisi kuesioner dan beberala hal lainnya.

Para relawan ini dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan konsumsi asupan kalori harian, yaitu kelompok pertama akan diminta mengonsumsi 600 - 1.526 kalori/hari, kelompok kedua mengambil 1.526 - 2.143 kalori/hari, dan kelompok ketiga mengambil 2.143 - 6.000 kalori/hari.

Hasilnya para relawan yang mengalami MCI banyak berasal dari kelompok dengan asupan kalori tinggi. Bahkan jumlahnya sampai dua kali lipat dari pengidap MCI yang mengambil asupan kalorinya kecil. Peneliti menyimpulkan bahwa semakin tinggi asupan kalori maka akan semakin tinggi juga resiko mengidap MCI.

Pada penelitian ini tidak ada isu perihal banyaknya dan jenis asupan harian yang dikonsumsi oleh para relawan. Penelitian ini masih bersifat awal, namun dapat dijadikan dasar untuk peneltian yang lebih lanjut.

14. Mudah Lelah dalam Beraktivitas

Lelah
Lelah | Kredit gambar: Flickr.com

Bukan hanya alasannya makan terlalu sedikit, makan terlalu banyak juga bisa membuat tubuh menjadi mudah lelah dan terasa berat untuk beraktivitas. Dengan begitu, makan berlebihan bisa menyababkan produktivitas Anda menjadi menurun.

15. Memicu Rasa Mual
Konsumsi makanan berlebihan, terutama makanan berlemak dan berminyak bisa memicu gangguan berupa rasa sakit di perut adegan atas, mual, kembung, mulas, bahkan bisa menyebabkan muntah. Selain itu juga menyebabkan naiknya asam lambung menyerupai yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya.

16. Pola Tidur Menjadi Buruk
Kondisi perut yang lapar ataupun terlalu kenyang bisa menyebabkan gangguan tidur. Makan berlebihan bisa menganggu tidur Anda.

Sering makan berlebihan bisa mensugesti kondisi fisik dan otak, hal ini nantinya akan menyebabkan gangguan tidur. Selain itu, ada hal lainnya yang bisa menganggu tidur Anda, yaitu melaksanakan makan berat sesaat sebelum tidur.

Usahakan makan malam dilakukan sekitar 2 jam sebelum tidur. Misalnya Anda tidur malam jam 9.30 PM. Maka lakukan makan malam pada jam 7.30 PM atau 8.00 PM.

17. Bisa Merusak Mood

Bad Mood
Bad Mood | Kredit gambar: Freegreatpicture.com

Sering mengalami mood yang buruk, bisa jadi itu alasannya adanya kesalahan dalam contoh makan. Keberadaan hormon serotonin dan dopamin yang dilepaskan otak berfungsi untuk menunjukkan suasana hati atau mood yang baik.

Jika Anda berlebihan ataupun terlalu sedikit dalam mengonsumsi kalori atau karbohidrat bisa memicu menurunnya kondisi suasana hati, sampai bisa beresiko depresi.


18. Hati (Jiwa) Menjadi Keras
Ketika perut terlalu kenyang maka bisa membuat hati atau jiwa menjadi keras. Hati yang keras akan sulit untuk bisa menyerap aneka macam nasehat, bimbingan rohani, dan bahkan ilmu pengetahuan umum.

Jika Anda makan berlebihan maka setelahnya Anda beresiko untuk mengalami kesulitan belajar, kepedulian terhadap sesama menurun, mudah marah, tidak peyabar, dengki pada orang lain, dan meremehkan masukan / nasheat orang lain.

19. Mengurangi Kecerdasaan
Sedikit bekerjasama dengan poin sebelumnya, makan berlebihan menyebabkan kemampuan Anda dalam menyerap pelajaran menjadi menurun, alasannya bawaanya terus mengatuk saja. Dan memang, utamanya bagi anak-anak, sering makan berlebihan ini nantinya bisa menurunkan perkembangan kecerdasaannya.

20. Menimbulkan Rasa Malas
Mungkin sering Anda sadari, bahwa makan berlebihan akan membuat tubuh menjadi cenderung malas, baik itu malas bergerak maupun malas berpikir. Perut yang terlalu terisi penuh juga membuat timbulnya rasa kantuk yang tidak wajar.

21. Radang lambung
Kapasitas organ lambung tentunya terbatas, makan secara berlebihan maka akan memaksa lambung untuk menampung asupan makanan di luar batas kemampuan. Kondisi ini beresiko membuat lambung mengalami luka dan peradangan.

22. Diare
Diare juga bisa terjadi jawaban makan sangat banyak, apalagi makanan yang dikonsumsi pedas. Dimana zat capsicum yang ada pada makanan pedas bisa memicu seseorang terkena diare, semakin banyak yang masuk ke dalam tubuh maka semakin tinggi resikonya.

Zat penyebab pedas ini bisa menyebabkan usus rentan mengalami iritasi dan tidak bisa berfungsi dengan baik. Menurunnya kinerja usus besar bisa menyebabkan gangguan proses buang air besar, dan perut menjadi mulas.

Makan pedas secara berlebihan juga bisa menyebabkan sakit kepala dan iritasi pada kerongkongan, sehingga bisa menimbulkan problem radang tenggorokan, dimana tenggorokan terasa panas dan perih.

Cara Menghindari Makan Berlebihan

1. Makan Secara Teratur

Waktu
Waktu | Kredit gambar: Pexels.com

Untuk meminimalisir problem makan berlebihan ini maka lakukannya setiap hari makan secara teratur. Waktu makan teratur dan porsi makanan tepat. Dengan makan teratur maka Anda bisa lebih terhindar dari makan berlebihan tanpa disadari.

Sebagai saran, Anda bisa makan dengan frekuensi lebih banyak, menyerupai makan empat kali dalam sehari, tapi dengan porsi yang lebih kecil.

2. Lakukan Banyak Kegiatan
Anda bisa menyibukan diri dengan aneka macam aktivitas, hal ini sangat rupawan biar Anda bisa menghindari makan berlebihan. Miliki aneka macam kegiatan maupun hobi yang bermanfaat, sehingga akan mengalihkan pikiran Anda dari terlalu banyak makan.

3. Minumlah Air Putih

Air Putih
Air Putih | Kredit gambar: Pixabay.com

Pastikan Anda setiap hari minum air putih yang cukup. Salah satu manfaat minum air putih ialah untuk menekan nafsu makan yang berlebihan. Perlu diketahui, dehidrasi bisa membuat tubuh 'lari' ke makanan.

Nah, dengan minum air yang cukup maka tubuh tetap terhidrasi dengan baik selama beraktivitas, hal ini membuat tubuh tidak mudah lapar nantinya.

loading...

4. Makan Secara Perlahan
Mengunyah makanan secara perlahan bisa membantu biar Anda bisa cepat kenyang. Namun di dalam kehidupan yang katanya super sibuk dan serba cepat ini, tidak jarang orang-orang mengunyah makanan dengan sangat cepat, hal ini tidak sehat serta membuat tubuh beresiko mengalami kegemukan bahkan diabetes.

Makan yang sehat ialah dengan cara mengunyah-nya secara perlahan. Dengan mengunyah makan secara perlahan maka perut bisa merasa kenyang setelah makan hanya sedikit.

Hal ini bekerjasama dengan cara kerja otak dan sistem pencernaan. Para ilmuwan menjelaskan bahwa biar bisa merasa kenyang maka otak sebelumnya harus mendapatkan senyal-sinyal dari hormon pencernaan yang disekresi oleh jalan masuk pencernaan.

Otak membutuhkan waktu beberapa menit biar akhirnya bisa menyadari bahwa perut sudah terisi makanan (kenyang). Dengan begitu, bila seseorang mengunyah makanan dengan cepat maka kalori yang masuk ke dalam tubuh bisa berlebihan.

5. Pastikan di Pagi Hari Anda Sarapan Sebelum Beraktivitas
Melakukan sarapan ialah hal yang harus dilakukan, biar tubuh mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas sepanjang hari.

Selain itu sarapan ternyata juga bisa mencegah makan yang berlebihan, terutama pada siang hari. Penelitian menyebutkan bahwa orang-orang yang tidak sarapan akan lebih banyak makan di sepanjang hari.

6. Sikat Gigi

Sikat Gigi
Sikat Gigi | Kredit gambar: Wikimedia.org

Menyikat gigi ataupun menggunakan obat kumur ternyata dapat menekan nafsu makan yang berlebihan. Jika Anda mengalami problem makan berlebihan, maka lakukan sikat gigi biar nafsu makan yang tidak wajar tersebut bisa hilang.

7. Berolahraga

Anak-anak Olahraga
Anak-anak Olahraga | Sumber gambar: Pixabay.com

Lakukanlah olahraga, alasannya bisa mensugesti hormon yang memunculkan rasa nafsu makan, untuk mencegah nafsu makan berlebihan yang tidak wajar.

Dengan menjalani gaya hidup sehat olahraga ini, maka hal ini nantinya secara otomatis akan memperbaiki contoh makan Anda. Sehingga nafsu makan yang terlalu sering muncul itu nantinya bisa berkurang sedikit demi sedikit menjadi ke tahap normal.

8. Cukupi Asupan Protein
Jika Anda telah merasa makan banyak tapi tidak kunjung kenyang, berarti ada kemungkinan Anda mengonsumsi makanan yang rendah kandungan protein.

Kebutuhan tubuh akan asupan protein sangatlah besar. Tubuh merasa tidak puas untuk kenyang selama kebutuhan protein belum tercukupi, sehingga hal ini bisa memicu seseorang mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Oleh alasannya itu, jangan abaikan asupan protein ini. Selain itu, manfaat asupan protein bagi tubuh sangatlah penting, menyerupai untuk pertumbuhan otot tubuh, memperkuat sistem kekebalan tubuh, untuk kecerdasan otak, dan lainnya.

Makanan yang kaya protein yaitu makanan laut (seperti ikan salmon), susu, keju, yogurt, ayam, telur, dan kacang-kacangan (seperti kacang kedelai).

9. Hindari Melampiaskan Emosi dengan Makanan
Hal yang sering terjadi pada banyak orang yaitu melampiaskan rasa emosi di dalam hati dengan cara makan sepuasnya. Ketika sedang bosan, duka ataupun resah maka larinya pasti ke makanan. Sifat kebiasaan ini perlu dihindari.

Menyalurkan emosi ke makanan maka akan beresiko menyebabkan Anda sering makan berlebihan.

Oleh alasannya itu, hal ini perlu diantisipasi, dimana disarankan Anda untuk mengalihkan perhatian dan mengarahkan emosi yang sedang dialami ke hal-hal lainnya, menyerupai jalan-jalan, membaca buku atau kegiatan dengan teman-teman, sehingga fokus pikiran ke makanan akan dialihkan ke hal lain.

10. Jangan Makan Sambil Melakukan Aktivitas
Hal ini sering disepelekan, makan sambil menonton televisi atau kegiatan lainnya maka akan bisa menyebabkan seseorang makan berlebihan.

Penelitian menyebutkan bahwa orang-orang bisa makan 50 persen lebih banyak ketika terdistraksi oleh sesuatu.

Ketika seseorang makan tapi konsentrasinya pada hal lain, maka hal ini membuat dirinya merasa menyerupai tidak sedang makan. Sehingga tanda sadar makanan yang ada akan terus-menerus masuk ke dalam mulut.

Oleh alasannya itu, hindari melaksanakan “multitasking” ketika makan, fokusklah pada makanan Anda sehingga mencegah Anda dari makan berlebihan tanpa disadari.

11. Buatlah Catatan Perjanjian Diri Sendiri
Anda bisa membuat catatan atau goresan pena yang cukup besar, berupa komitmen dan pengingat biar tidak makan berlebihan. Letakkan goresan pena tersebut di tempat-tempat yang mudah dilihat, menyerupai tembok di depan yang Anda sering berada disana, depan lemari, depan kaca, dsb.

Catatan ini akan sangat berkhasiat sebagai pengingat dan kesepakatan biar anda supaya tidak makan terlalu banyak.

12. Miliki Target Menabung

Menabung
Menabung | Sumber gambar: Pixabay.com

Miliki impian untuk menabung, sehingga uangnya ketika sudah terkumpul banyak bisa digunakan untuk membeli hal-hal yang Anda inginkan.

Selain itu, dengan menabung maka akan terhindari dari suka membeli makanan. Ketika Anda ingin membeli makanan hanya untuk memuaskan pengecap (padahal perut sudah penuh / kenyang) maka ingatlah bahwa lebih baik uangnya ditabung untuk digunakan di masa depan.

13. Konsumsi Buah dan Sayur

Buah dan Sayuran
Buah dan Sayuran | Sumber gambar: Wikimedia.org

Cobalah sesekali untuk mengganti makanan Anda dengan buah dan sayur alasannya sangat menyehatkan serta kaya akan nutrisi vitamin dan mineral. Konsumsilah sayur-sayuran dan buah sehingga Anda bisa lebih tercegah dari terlalu banyak mengonsumsi lemak dan karbohidrat. Mengonsumsi asupan lemak yang terlalu banyak menyebabkan kegemukan.

14. Makan Buah yang Rasanya Asam
Kehebatan dari buah-buahan yang memiliki sifat asam yaitu bisa mencegah nafsu makan yang berlebihan. Selain itu juga bermanfaat untuk membersihkan dan membuang toxin (racun) dari dalam tubuh.

Hanya saja, hal ini tidak untuk penderita penyakit maag, bila Anda terkena maag maka hindari buah yang rasanya asam. Buah yang rasanya asam menyerupai jeruk nipis, dll.

Sumber http://kesehatantubuh-tips.blogspot.com/

Perawatan Bayi Baru Lahir Hingga Masa Balita (12 Tips)

Tidak sedikit orang tua, utamanya yang gres punya anak merasa gundah perihal cara merawat bayi yang baik. Peran sebagai orang bau tanah yaitu tugas yang sangat mulia.

Memiliki bayi yang sehat dan lucu tentu yang sangat diinginkan orang tua, terutama ibu. Seorang Ibu harus mengetahui cara yang benar perihal perawatan dan perkembangan bayi dari lahir hingga masa balitanya. Masa-masa ini merupakan masa ‘emas’ bagi perkembangan sang buah hati.

Sebenarnya bukan hal yang sulit untuk merawat bayi, hanya diharapkan sedikit keahlian, kesabaran dan rasa kasih sayang.

Bayi Tidur
Bayi Tidur | Pxabay.com

Berikut di bawah ini hal-hal yang penting diketahui dalam perawatan bayi

1. Perhatikan Dengan Teliti Kebersihan Dan Keamanan Bayi
Mula dari ketika bayi gres lahir, maka penting untuk menjaga kebersihan sang buah hati. Pastikan tangan dalam kondisi bersih ketika akan memegang atau menggendong bayi, apalagi ketika masa-masa gres lahir.

Harus selalu ingat, untuk mencuci tangan sebelum menyentuh atau melaksanakan kontak dengan bayi. Hal ini penting semoga bayi dapat terhindari dari resiko serangan kuman, yang dapat membahayakan bayi.

Demikian juga, jangan asal dalam menggendong bayi, lakukan menggendong bayi secara perlahan dan penuh kasih sayang. Hindari menguncang-guncang bayi karena bisa menjadikan resiko pendarahan di otak.

Jangan lakukan permainan bersama bayi yang dapat membahayakannya, ibarat kebiasaan menggoyang-goyang bayi di lutut yang bisa membahayakan bayi.

2. Memandikan Bayi
Bayi yang di masa-masa gres lahir memerlukan mandi, yang minimal memandikan bayi sebanyak dua kali dalam seminggu. Sebelum tali sentra lepas, disarankan dalam memandikan bayi semoga menggunakan spons.

Tentunya dalam memandikan bayi, gunakan produk sabun dan sampo yang memang dibuat khusus untuk bayi, sehingga cocok untuk keadaan kulit sang bayi.

Hal lainnya yang perlu disispkan dalam memandikan bayi yaitu handuk lembut, kain waslap, dan kolam khusus mandi bayi. Mengenai produk-produk yang ingin digunakan pada bayi, bila itu dikhawatirkan bisa menunjukkan dampak buruk pada bayi ibarat iritasi atau lainnya, maka lebih baik untuk berkonsulasi pada dokter.

Jika umur bayi semakin bertambah, maka semakin mudah untuk memandikannya. Bagi keluarga yang gres pertama kali punya anak, terkadang mengalami kebingungan dalam memandikan sang bayi, lalu cara mengeramasin rambut si kecil, dan beberapa hal lainnya.

Sebagai persiapan, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatian dan siapkan, yaitu:
  • Lakukan di ruang tertutup. Hindari memandikan bayi di tempat yang hirau taacuh bahkan ber-AC supaya bayi tidak kedinginan. Tutup juga pintu semoga meminimalisir udara hirau taacuh yang masuk.
  • Diapkan dua waslap. Dimana satu waslap digunakan untuk menyeka tubuh dan wajah bayi. Waslap yang lainnya digunakan untuk episode kelaminnya.
  • Siapkan perlengkapan mandi ibarat sabun, handuk, dan shampo bayi. 
  • Siapkan perlak atau bantalan yang bersih untuk bayi.
  • Siapkan bedak khusus bayi, minyak telon dan sisir khusus bayi.
  • Siapkan kapas puting yang digunakan untuk membersihkan kotoran di sekitar mata bayi.
  • Apabila si kecil belum puput pusar, Anda bisa menyiapkan kasa steril dan alkohol 70%. 
  • Siapkan juga pakaian ganti, termasuk juga sediakan bedong dan popok.
  • Siapkan air hangat. Masukan air hangat ke kolam khusus bayi setinggi 1/4 atau 1/3 kolam saja. Penting untuk mengecek tingkat kehangatan air, semoga jangan terlalu panas.

CARA MEMANDIKAN BAYI
#1. Posisikan bayi di atas perlak atau bantalan tempat yang bersih, lepaskan seluruh pakaiannya.

#2. Apabila bayi belum puput pusar, Anda perlu melepaskan kasa yang membungkus tali pusat. Apabila kondisinya dirasa lengket, berI alkohol 70 persen semoga tidak terlalu lengket.

#3. Apabila bayi melaksanakan BAB (buang air kecil) ataupun BAK maka setelah itu bersihkan dengan kapas cebok.

#4. Sediakan waslap pertama, lalu gunakan untuk menyeka wajah, celupkan waslap ke dalam air (yang ada di dalam bak), lalu peras, kemudian Anda seka secara lembut dan perlahan, mulai dari wajah, lengan, badan, punggung, dan terakhir yaitu kaki.

Kemudian ganti dengan waslap yang lainnya, lalu celup waslap kedua ke dalam air di bak, kemudian gunakan waslap kedua untuk membersihkan episode kelaminnya.

#5. Gunakan waslap pertama lagi, lalu bubuhi dengan sabun, Maka setelah itu gunakan secara lembut pada seluruh tubuh bayi dari tangan hingga kaki. Kalau bisa jangan hingga telapak tangan bayi terkena sabun, karena dikhawatirkan bayi nantinya akan memasukkan tangannya ke mulutnya.

#6. Lalu angkat bayi, letakan bayi di dalam bak. Untuk melakukannya, berikut langkah-langkahnya yang benar (Anda bisa menggunakan cara lainnya):
  1. Selusupkan tangan kiri Anda di bawah leher dan kepala bayi. Anda bisa menggunakan ibu jari (tangan kiri) Anda untuk menutup pendengaran kanan bayi, dan jari tengah (tangan kiri) untuk menutup pendengaran kiri bayi. Anda dapat menggunakan tangan sebaliknya.
  2. Gunakan tangan kanan Anda untuk memegang bagi bawah kaki bayi. Rapatkan kaki bayi dari bawah. Posisi telunjuk Anda bisa berada di antara kedua kaki bayi.
  3. Maka, setelah itu bayi diangkat dan diletakan ke dalam kolam mandi. Lakukan secara perlahan.

#7. Di dalam kolam mandi, posisi tubuh bayi dibuat lebih rendah dari kepala. Gunakan tangan tangan kanan untuk membilas semua episode tubuhnya hingga bersih. Tubuh bayi yang episode belakang juga dapat dibilas tanpa perlu membalikkan tubuh bayi.

Jika ingin mengeramasi rambut sang bayi, maka dilakukan sebelum membilas tubuh bayi. Untuk melakukannya, yaitu dengan menunjukkan sedikit shampo pada rambut bayi, usap secara perlahan hingga shampo merata di rambut bayi. Setelah itu, bilas rambut bayi dengan air bersih hingga busa shampo hilang. Kemudian diikuti dengan membilas semua episode materi bayi.

#8. Setelah selesai maka sekarang waktunya untuk mengangkat bayi kembali dari kolam mandi khususnya. Letakkan bayi di atas handuk, lalu keringkan tubuhnya secara perlahan, mulai dari wajah, rambut, tangan dan tubuh episode lainnya.

TERAKHIR

#9. Bersihkan tali sentra menggunakan cotton buds, bungkus menggunakan kasa steril yang sebelumnya dibasahi alkohol 70 persen. Metodenya ibarat ketika membedong, dengan bentuk segitiga. Adapun apabila tali sentra pendek, maka kasa hanya perlu dibuat simpul. Intinya, yang penting Anda perhatikan yaitu pangkal tali sentra haruslah tertutup dengan sepenuhnya.

#10. Gosok semia episode tubuh bayi menggunakan minyak telon. Hindari penggunaan minyak kayu putih karena kandungan masih sangat keras bagi bayi yang masih mendekati masa dilahirkannya, dimana ketika itu kulitnya masih sangat sensitif.

#11. Setelah itu berikan Bedak pada perut bayi dan punggungnya.

#12. Berikan popok, baju, dan bedong pada bayi.

#13. Sisir rambut bayi, selesai.


3. Memberi Susu
Pemberian susu pada bayi yang gres lahir harus diperhatikan dengan baik. Kapasitas perut bayi yang gres lahir masih sangat kecil sehingga tidak dapat minum banyak susu dalam sekali waktu. Oleh karena itu juga, bayi gres lahir akan lebih sering untuk minum susu, sekitar 10 kali dalam sehari dalam porsi yang kecil.

Saat menyusui, hendaknya dilakukan dengan posisi yang berubah-ubah, ini untuk membuat Anda dan bayi Anda juga nyaman. Ingat, susu terbaik untuk bayi gres lahir yaitu susu ASI.

Bunda harus peka dalam dilema perlindungan susu untuk bayi, berikan susu pada bayi tanpa harus menunggu bayi menunjukkan tanda ingin menyusu, ibarat berteriak atau menangis.

Ketika bayi menangis, bayi akan mengalami kesulitan dalam menelan susu karena posisi lidahnya yang sedang tidak berada pada posisi tepat untuk meneguk cairan.

Saat kondisi bayi menangis tersebut, akan membuat Bunda sedikit kesulitan untuk menyusui bayi. Namun, lama kelamaan nantinya bayi akan bisa dengan baik untuk menjalani proses ini.

Di saat-saat awal menyusui, disarankan untuk menyusui bayi dalam posisi berbaring. Nah, setelah bayi agak besar, bisa dalam posisi setengah duduk. Pastikan ketika menyusui,  hidung bayi tidak hingga tertutup oleh payudara karena membuat bayi akan mengalami kesulitan bernapas.

Dalam menyusui, usahakan puting payudara yang termasuk episode hitamnya semoga bisa masuk ke lisan bayi semuanya. Hal ini membuat susu yang keluar bisa lebih optimal, serta menghindari puting susu mengalami lecet.

Setelah proses menyusui selesai, sebuah kesalahan bila begitu saja menarik lisan bayi, hal ini dikhawatirkan bisa menyebabkan lecet pada puting.

Yang perlu dilakukan yaitu secara perlahan menekan sudut lisan bayi menggunakan dengan jari-jari Anda. Hingga lisan bayi nantinya bisa melepaskan, setelah itu barulah tarik lisan bayi.

Jika gres saja menyusui tetapi bayi sudah ingin berhenti, padahal tampaknya bayi masih dalam kondisi lapar. Hal ini ibarat ini sering terjadi, umumnya karena gigi bayi sudah tumbuh.

Dimana bayi secara tiba-tiba ingin berhenti menyusu diakibatkan gusinya yang tertekan, yang kemudian membuat rasa sakit pada bayi. Dalam kondisi ini, Anda bisa memeras air susu untuk kemudian diminumkan pada bayi, bisa menggunakan mangkuk kecil ataupun sendok kecil.

4. Mengganti Popok
Memasang popok ini dinilai hal yang paling menyulitkan dalam perawatan bayi. Dimana ada orang yang menggantikan popok bayinya hingga 10 kali dalam sehari, tentunya diharapkan kesabaran dan kasih sayang dalam hal ini.

Biasanya bayi yang lebih sering menerima asupan susu formula daripada ASI, maka akan lebih sering untuk buang air kecil dibandingkan bayi yang dari lahir telah menerima asupan ASI yang memadai.

Hendaknya menukar popok secara berkala, usahakan 3 jam sekali dan dalam kondisi-kondisi tertentu. Tujuannya supaya kulit bayi dalam keadaan tetap kering. Hal ini penting semoga bayi bisa terhindar dari dilema ruam popok.

Hendaknya segala perlengkapan penting berada dalam jangkauan Anda dengan mudah. Siapkan di bersahabat Anda ibarat popok bersih, matras, handuk, pakaian bersih, tisu basah, kapas, krim anti ruam (bila kulit bayi sensitif), dan keranjang untuk menaruh pakaian bayi yang kotor.

Untuk mengganti popok, posisikan bayi dalam secara telentang di atas tempat yang datar. Lepas celana bayi, sebelumnya gulung bajunya hingga ke dada. Apabila baju terkena kotoran maka taruh di keranjang pakaian kotor bayi.

Kemudian lepaskan ikatan popok, kemudian lipat ke arah belakang sehingga nantinya akan lepas dengan sendirinya. Letakkan popok kotor jauh dari jangkauan bayi.

Pastikan bayi sudah selesai BAB, untuk kemudian membersihkan sisa kotoran yang menempel di sekitarnya.

Anda bisa memakai nappy cream apabila kulit bayi mengalami dilema sensitif, hal ini guna kelembapan kulit bayi sehingga mecegah dilema ruam popok.

Setelah itu, pasang popok gres kembali pada bayi, pastikan posisi popok bisa tepat untuk menutupi episode bokong dan alat kelaminnya. Pada ikatan pinggang popok, hendaknya jangan terlalu kencang ataupun terlalu longgar.

Untuk mengeceknyam caranya dengan memasukan dua jari Anda diantara popok dan perut bayi (jari tengah dan jari telunjuk). Apalabia jari Anda muat, itu berarti pemasangan ikatan popok pada bayi sudah pas.

Dalam mengganti popok sang buah hati, hendaknya bunda melakukannya dengan penuh kesabaran dan penuh kasih sayang.

5. Selama Punya Bayi, Hindari Pekerjaan Yang Terlalu Padat
Hindari untuk memaksakan diri dari melaksanakan banyak acara berat yang sudah sering dilakukan sebelum kelahiran bayi. Hal ini semoga Anda bisa fokus dengan baik dalam merawat bayi yang gres lahir.

Merawat bayi yang gres lahir identik dengan yang namanya capek. Sehingga Orang tua, terutama bunda yang harus bisa mengelola dengan baik tekanan yang ada. Bunda harus bisa menjaga keadaan fisiknya dengan baik.

Biasanya merawat bayi akan identik juga dengan yang namanya kurang tidur, tetapi bukan berarti bunda diperbolehkan mengonsumsi banyak kandungan kafein. Bunda harus menjaga asupan makanan yang sehat, serta jangan hingga stres.

Baiknya kondisi kesehatan bunda sangat penting, semoga sang bayi bisa menerima perawatan yang optimal nantinya. Sebagai kiat, supaya tubuh bisa bugar maka usahakan untuk tidur bersamaan dengan sang buah hati. Sehingga ketika buah hati bangun, maka bunda pun juga sudah dalam kondisi fit untuk melayani sang buah hati.

Bunda juga bisa meminta sang bapak semoga sesekali menggantikan posisi bunda ketika malam hari. Yang penting suami-istri harus bekerja dengan baik dalam merawat bayi. Karena berbeda dengan anak yang sudah agak besar, bayi butuh penjagaan secara real time. Meleng sedikit saja dalam memperhatikan keamanan bayi bisa berakibat fatal.

loading...

6. Mengangkat Bayi
Mengangkat bayi memiliki cara khusus, sehingga tidak boleh dilakukan asal-asalan, apalagi bila sebelumnya belum memiliki pengalaman mengenai bayi sedikit pun.

Pada bayi umur 0-3 bulan, dalam masa tersebut tulang bayi yang masih lemah sekali, sehingga posisi yang benar untuk menggendongnya yaitu membaringkan bayi di lengan tangan

Menggendong Bayi
Menggendong Bayi Yang Baru Lahir | Sumber gambar: Perawatanbayi.com Gettyimages

Menggendong bayi gres lahir harus hati-hati. Anda dapat melakukannya dengan menyelipkan satu tangan di bawah leher bayi, dengan tujuan menyangga kepala bayi, kemudian letakkan tangan lainnya di episode belakang tubuh bayi, hal ini memiliki kegunaan semoga menopang pantat dan punggung bayi.

Pastikan posisi kepala, leher, dan punggung bayi ada di atas lipatan siku tangan. Sehingga bayi bisa menjadi nyaman.

Untuk mengangkat bayi yang benar, pertama-tama berdiri untuk menghadap ke bayi. Lalu susupkan satu tangan Anda di bawah leher dan kepala bayi, untuk tangan Anda lainnya ke pantat bayi.

Angkat secara perlahan ke arah dada Anda, lalu pindahkan perlahan kepalanya semoga nantinya diletakan ke arah lekukan siku, lalu sangga tubuh bayi dengan lengan.

Adapun pada bayi berusia 3-6 bulan, seringnya bayi lebih suka untuk digendong dalam posisi duduk menghadap ke arah depan. Hal itu disebabkan pada bayi usia 3-6 bulan sudah bisa duduk.

Pada bayi usia lima bulan keatas, hendaknya menggendong bayi dengan memakai kain gendongan, karena tubuh bayi telah semakin berat. Posisinya bebas, apalagi bila usia bayi diatas 6 bulan maka tulang bayi sudah cukup kuat.

Saat usia bayi diatas delapan bulan, tidak mengapa bila orangtua tetap menggendong bayi. Hanya saja jangan terlalu sering dilakukan, hal itu karena bayi pada usia 8 bulan ke atas perlu dibiarkan bermain di lantai, sehingga akan merangsang dirinya untuk terus bereksplorasi.

Orang bau tanah harus memperhatikan atau mengawasi dengan baik pada anak yang sudah bisa merangkak kesana dan kemari.

7. Merawat Tali Pusat
Membersihkan dan merawat tali sentra bukanlah hal yang sulit. Pada umumnya, tali sentra dapat saja tidak ditutup kain kasa sehingga dibiarkan untuk terbuka, hanya saja perlu dipastikan supaya kondisinya selalu kering dan bersih. Dalam perawatan tali pusat, maka sebelumnya Anda harus mencuci tangan hingga bersih.

LANGKAH-LANGKAH PERAWATAN TALI PUSAT:
Masa-masa tali sentra belum lepas (biasanya 5-21 hari) maka bayi jangan dulu sering dimandikan, yang perlu untuk sering dilakukan yaitu menyeka tubuh bayi menggunakan kain handuk yang lembut. Seka dengan menggunakan air hangat. Dan pastikan tali sentra semoga tidak lembab, serta dalam kondisi yang kering.

Umumnya pada bayi gres lahir, tali pusatnya bersih dan tidak lengket. Akan tetapi bila tampak ada episode yang lengket dan lembab, maka Anda bisa memberishkan dan mengeringkan menggunakan bola kapas. Sebelumnya bola kapas disterilkan dengan campuran alkohol 70% secukupnya.

Anda perlu hati-hati dan perlahan dalam menggunakan pakaian untuk bayi, serta pastikan celana dan popok bayi tidak menggangu tali pusat. Hindari menutup tali sentra memakai plester karena bisa berdampak pada terjadinya iritasi yang cukup serius.

Kondisi-kondisi yang membuat Anda perlu waspada, dan membawa bayi ke dokter:
  • Adanya nanah pada tali pusat.
  • Adanya tampak kemerahan pada pangkal tali sentra ataupun episode kulit disekitar tali pusat.
  • Adanya pembengkakan pada darah talu sentra dan sekitarnya.
  • Bayi selalu menangis bila tali pusatnya dan kawasan sekitarnya tersentuh oleh jari.

8. Menidurkan Bayi
Bayi akan memerlukan tidur yang sangat lama waktunya dalam sehari, dan bayi tidak mempunyai jadwal tidur yang tetap. Sehingga penting untuk menjadikan bayi bisa tidur dengan nyaman. Beberapa hal yang bisa dilakukan bunda untuk membuat bayi bisa tidur dengan nyaman:
  • Mandikan bayi menggunakan air hangat yang sebelumnya air hangat ditetesi dengan baby bath.
  • Setelah mandi, Anda bisa mengeluas atau memijat pelan bayi menggunakan baby oil atau lotion.
  • Kondisikan dengan baik di kamar tempat bayi tidur semoga nyaman untuknya, ibarat hindari bunyi bising, dll.
  • Anda juga bisa membubuhi bayi dengan baby powder.
  • Utamakan untuk membeli atau memakai produk bayi memiliki aroma yang menenangkan, tetapi penting untuk memastikan keamanan kandungan di dalamnya untuk bayi.

Hendaknya suami-istri bisa bekerja dengan baik dalam merawat bayi, karena seringkali bayi bangkit dan merengek di malam hari sehingga harus dilayani dengan baik. Disnilah Anda dan pasangan Anda harus bekerja sama.


9. Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Hanya Konsumsi ASI
Untuk bayi yang berusia di bawah 6 Bulan hanya konsumsi ASI, adapun makanan pendamping ASI diberikan pada bayi diatas usia 6 bulan.

Bayi gres lahir hingga umur 6 bulan. Maka pada masa-masa ini, bayi hanya perlu diberikan asupan berupa ASI. Hal itu karena perlindungan ASI sudah mencukupi untuk kebutuhan gizi bayi.

Adapun untuk makanan pendamping ASI, maka yang sehat yaitu makanan yang dibuat sendiri di rumah. Dalam membuat makanan bayi, maka penting untuk mengetahui materi apa yang aman dan boleh untuk dikonsumsi bayi.

Pastikan memilih sayuran dan buah yang bebas dari pestisida. Selalu memilih sayur dan buah yang segar. Makanan bayi untuk umur 6 bulan yaitu  pure yang encer. Awal-awal menunjukkan makanan, berikan dengan sedikit demi sedikit, hal ini bertujuan semoga bayi bisa terbiasa dengan tekstur dan rasanya.

Semakin bertambah usia bayi, maka Anda bisa menunjukkan makanan dengan tekstur yang lebih keras.

10. Jika Sudah Balita, Ajari Agar Suka Makan Sayur, Buah dan Asupan Sehat Lainnya
Anak yang semenjak balita sudah terbiasa untuk makan sayuran dan buah secara rutin, maka sistem imunnya sangat kuat, sehingga tubuhnya bisa lebih kebal dari serangan penyakit. Hal itu karena di dalam buah dan sayur kaya akan senyawa antioksidan.

Anda juga bisa menunjukkan madu untuk bayi yang sudah berumur 2 tahun. Dimana madu memiliki kandungan yang berfungsi sebagai anti virus dan anti kuman. Selain itu juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

11. Jauhi Balita dari Asupan Makanan Instan dan Jajanan Yang Kurang Sehat
Tidak sedikit orang bau tanah yang sering menunjukkan snack ringan yang gurih pada balita, hal ini sebuah kesalahan karena nilai gizinya yang rendah, serta umumnya tinggi kandungan MSG yang dampaknya bisa menghambat kecerdasan anak.

Orangtua harus cerdik dalam memilihkan jajanan yang sehat dan bergizi untuk anaknya, hal ini sangat penting semoga balita nantinya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Hidangkan menu makanan yang menarik bagi Anak, sehingga dirinya semangat untuk makan.

12. Mulailah Sedikit Demi Sedikit Untuk Mengajarkan Pola Hidup Sehat
Mulailah mengajari balita untuk membiasakan diri untuk membersihkan tangan ketika kotor, menggosok giginya, mandi secara teratur, mengonsumsi makanan sehat dan lainnya.

Penting bagi orang tua, semoga menjauhkan anak dari paparan asap rokok dan polusi udara, semoga pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya tidak terhambat.

Hal penting lainnya yaitu mulailah untuk membuat anak semoga menyukai olahraga, hal ini sangat baik untuk pertumbuhannya dan juga meningkatkan kemampuan motoriknya.

Jika semenjak balita sudah terbiasa untuk menggerakan tubuhnya, maka hal ini sangat baik untuk kekuatan fisiknya, anak nantinya bisa tumbuh dengan fisik yang kuat.

Usahakan menjauhkan balita dari yang namanya TV dan gadget, karena dapat membuat anak malas untuk bergerak, cahaya gadget bisa merusak matanya, dan bisa merusak otak anak. Bahkan ada sebuah kasus dimana anak mengalami terlambat bicara karena terlalu sering berada di depan TV.

Sumber http://kesehatantubuh-tips.blogspot.com/